Wacana Sahabat

Kita dulu pernah bilang untuk selalu dekat. Jangan menjauh dan jangan menghentikan pembicaraan. Kita selalu bersama seakan waktu tidak ingin melepaskan kita.

Saat waktu menyuruh kita berpisah, kita haya berpegangan tangan sambil berucap kata indah dan mengurai air mata, seakan kita tidak ingin melepaskan pelukan hangat.

Terkadang aku heran dengan waktu, dia yang menyatukan tapi dia juga yang memisahkan. Waktu jugalah yang membuat kita untuk susah berjabat tangan.

Jangankan untuk berjabat, bercakap seperti waktu kala pun sekarang harus seizin waktu dulu.

Kita pernah mengikat janji untuk bersama, tapi kita juga yang melanggarnya. Kita pernah sering untuk berbicara, tapi kita juga yang menghentikannya.

Mungkin sekarang waktu sudah bukan lagi sahabat bagi kita. Tapi kenanganlah yang menjadikan kita untuk tetap bersahabat.

Biarlah kita sekarang berjalan seiring dengan waktu yang kita punya, tak perlu khawatir..karena aku yakin kita dapat bertemu kembali.

#14 #30HariMenulisSuratCinta

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,