The wild

Membayangkan sesuatu yang belum pernah terjadi adalah hal yang paling menakutkan dalam diriku. Aku selalu berpikir bahwa apa yang aku mimpikan akan tercapai. Walaupun tidak semua,tapi setidaknya satu hal bisa tercapai.

Kata pujangga cinta itu adalah luka yang tertunda,bila bukan jodohnya siap-siaplah untuk terluka. Itu kutipan salah satu lagu yang aku dengar satu tahun lalu,lagu itu menggambarkan kita untuk tidak terlalu mencintai sesuatu dan kalau kita mencintai sesuatu sebaiknya haruslah kita bangun,daripada kita jatuh.

Sama halnya dengan cinta. Lebih baik kita bangun cinta daripada jatuh cinta,karena jatuh itu sakit dan bangun itu semangat. Dan apa yang terjadi pada lagu itu,sekarang terjadi pada diriku.

Terlalu mencintainya,terlalu menyayanginya sampai aku lupakan diriku sendiri. Dia menginjakan kakinya dihatiku dan menaruh luka yang begitu dalam untukku. Tak ku sangka seseorang yang sudah ku kenal lebih dari enam tahun itu kini pergi meninggalkanku dengan kenangan. Kenangan yang tidak akan bisa aku lupakan seumur hidupku.

Antara aku mencium bau kebebasan dan bau kesedihan. Rasanya sangatlah dekat. Hati yang tersayat seakan-akan menolak untuk diobati,karena sudah tak percaya ada obat yang bisa menyembuhkannya. Aku percayakan sesuatu yang seharusnya tidak aku percaya,harusnya ku hentikan janji diatas ingkar itu. Seharusnya aku berlari kencang dan pergi ke tempat yang aman. Bukan berdiam seolah-olah semuanya akan baik-baik saja.

Badai yang menerpa seolah-olah menyadarkan ku untuk terus berlari kencang dan meninggalkan tempat dimana aku tinggal selama enam tahun ini. Memang sangatlah lelah saat berlari. Karena tak ada yang menopang diri untuk ku singgahi hanya sekedar beristrahat. Ku tak bisa terdiam dan terus berlari,entah sampai kapan aku harus berlari. Apakah didepan sana masih ada tempat yang bisa ku singgahi?

Namun aku harus kuat,karena aku yakin disetiap nafas aku berlari masih ada udara yang bisa aku hirup didepannya dan didepannya. Masih ada kehidupan yang bisa aku singgahi untuk sementara atau selamanya.

Putus cinta adalah hal yang wajar untuk semua orang yang pernah memiliki pasangan. Begitupun aku. Putus cinta mengajarkan aku satu hal yang penting dalam hidup. Tentang komitmen,kesetiaan,kepercayaan dan kebersamaan. Empat kunci sukses dalam cinta. Untuk apa kita bercinta kalau tidak ada komitmen dalam suatu hubungan?untuk apa kita bercinta jika masih melihat rumput tetangga? untuk apa kita bercinta jika tidak memiliki ruang untuk percaya?dan untuk apa kita bercinta jika tidak bersama?

Enam tahun memang bukanlah waktu yang singkat. Banyak yang telah dilalui,tapi enam tahun bukan berarti waktu yang sebentar untuk bertahan dalam kepedihan. Karena dalam enam tahun pasti selalu ada hal yang bisa membuatku bahagia dan belajar. Bukan berarti aku dengan orang yang salah atau tidak tepat,malahan dia adalah orang yang sangat tepat selama enam tahun ini. Tepat mengajarkan aku dalam cinta.

Tidak ingin aku membencinya.tidak ingin aku mendendamnya. Tidak ingin aku memusuhinya. Aku akan terus mendoakannya,menyemangatinya dan menyanyanginya walaupun tidak tersirat. Aku akan selalu berterimakasih kepadanya dan selalu belajar dari apa yang pernah kami lakukan. Dia bukanlah orang yang salah untukku,tapi dia adalah orang yang tepat karena telah mengajariku arti cinta yang sesungguhnya. Arti cinta sesungguhnya untukku adalah saat aku merasakan cinta yang salah,tapi orang itu masih mau mengajariku betapa sulitnya bertahan dan berusaha untuk mempertahakan cintanya.

Terimakasih karena kau telah mempertahankan dan berusaha sebaik mungkin untuk hubungan kita. Suatu saat,aku harus bisa merelakan mu dengan yang lain bila kita tidak berjodoh. Saat ini aku harus bisa terus berlari tanpamu. Harus bisa menemukan jalan yang lain lagi walaupun udara yang kita hirup hanya satu. Walaupun kau bukan milikku,tapi kenanganku adalah milik kita. Setidaknya,kita meninggalkan kenangan indah bersama yang mungkin akan kita ceritakan pada anak cucu kita suatu hari nanti.

Seperti apa kata project pop, jika tua nanti kita t’lah hidup masing-masing ingatlah hari ini. Dan seelalu lah ingat hari dimana kau bilang bahwa aku cinta padamu dan hari dimana kau bilang kita harus berpisah, agar kau selalu ingat,bahwa saat kau memiliki seseorang yang kau sayangi,kau juga akan berpisah dengannya suatu hari nanti. No immortal life in this world.

-kau yang dulu selalu aku perjuangkan-

#30HariMenulisSuratCinta #17

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,