The Engagement

Wanita mana yang tidak ingin mendapatkan cicin indah di jari manis nya dari seseorang yang ia cintai? Munafik, jika perempuan tomboy pun bekata “tidak”. Karena aku yakin setiap wanita menyukai kejutan, salah satu kejutan terindah dari seorang perempuan adalah keberadaan seseorang yang paling ia cintai untuk meminangnya.

“ismi, apa kamu mau tunangan juga?” well, ini pertanyaan yang paling sering aku denger setelah aku sering banget curhat soal nikahan sama temen-temen aku , dan ini adalah pertanyaan yang paling konyol buat aku. YA JELAS AKU MAU LAH! jelas…aku mau banget tunangan, pasang foto bareng di medsos yang jari manisnya ngadep kamera dengan caption nya “YES, WE DID THE ENGAGEMENT” ya, aku mau.

But, tiba-tiba naluri kedewasaan aku ini muncul disaat aku galau. Saat itu, semua temen-temen aku yang baru banget pacaran beberapa bulan udah posting foto tunangan mereka di medsos. Dengan caption yang beragam mesranya, aku sendiri hanya bisa ngelihat sambil ‘Baper’, dalam hati selalu berkata “udah 2 tahun gue jadian, tapi kaga tunangan juga..gue takut aja malah ga jadi..udah lama-lama pacaran eh taunya…” ya, namanya cewe suka baperan dan juga suka galau tiba-tiba. Gak semua cewek sih, mugkin gue doang. DUNNO.

Semua orang yang udah tunangan kalo aku lihat sih rata-rata orang-orang yang dulu pernah disakitin dalam hidupnya, dan tiba-tiba menemukan sesosok makhluk yang cocok dalam hidupnya dan akhirnya mereka memutuskan untuk bersama. Well, ini ga jauh-jauh dari cerita percintaan aku sih..mungkin pepatah itu bener “Siapapun yang pernah merasa disakiti, tuhan akan menggantikannya dengan yang lebih baik” same as “Orang yang jahat itu bakal sama yang jahat, dan yang baik pasti akan dipasangkan dengan yang baik juga”.

Sekarang memang aku sama orang yang lebih baik dari mantan aku, ya tapi mungkin aja sih mantan aku juga sama yang lebih baik dari aku. Intinya semuanya udah diatur sama yang MAHA KUASA, kita kan manusia cuma bisa berencana, apapun nanti hasilnya tetep Tuhan yang menentukan, tapi Tuhan ga pernah salah dalam memberi. So, soal engagement juga sama. Bukan Tuhan ga mau kasih buat aku, tapi Tuhan udah kasih yang paling sempurna buat aku.

Sempurna,iya sangat sempurna. Ada hal yang lebih sakral dari sekedar bertunangan dengan menukarkan cincin dan akhirnya pasangan ini terikat satu sama lain, yaitu saat seorang laki-laki meminta izin kepada kedua orang tua perempuan, untuk meminang anaknya dan dijadikan istri sekaligus Ibu dari anak-anaknya kelak, karena hal yang paling indah adalah ucapan keseriusan yang keluar dari mulut laki-laki didepan kedua orang tua perempuan, cincin pun tidak ada apa-apanya dibandingkan ini.

Lalu, apakah aku masih menginginkan cincin? tentu saja iya, bagaimana pun juga setiap pernikahan selalu ada benda yang mengikat, salah satunya adalah cincin. Bukan untuk dipamerin di medsos, atau untuk terus dipake kemanapun dia pergi dengan alasan “Biar selalu Ingat”, nooo..BIG NO, bukan itu tujuannya. Tujuannya cuma satu, supaya orang lain tahu kalau DIA UDAH JADI MILIK ORANG. Tapi kalau cincinnya ga dipake gimana ya? 😛

“I fall in love with someone in my college. He’s not a student, and he’s not a lecture. He’s just someone who watched me from above, kept his feeling from me for a years. But when he asked my parents to let him marry me, i never think twice. Then I say “YES”.  3 years, he waited me, and it isn’t fail. It’s working, that i’m in love more than he knows”.

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,