Rindu

Mungkin dirimu benar-benar nakal. Tinggal di dalam hati dan kau pergi saat dia hadir. Itulah dirimu, mengusikku dengan senyuman manis yang terkadang membuatku jengkel. Ingin rasanya aku mengusir mu dalam benak, namun hati akan terus menjemputmu kembali untuk pulang.

Benar kata orang, kau membuat semuanya melayang. Kau membuat semesta ini goncang saat sendiri dan diam begitu saja saat dia hadir. Tapi memang tidak jarang juga, kau selalu menggelitiki ku dengan sifat licikmu untuk terus memberikan senyuman nakal saat aku dan dia hadir bersamaan.

Kadang kau membuatku kesal, dirimu hadir dengan jangka waktu yang begitu panjang, saat itupun aku tidak bisa apa-apa. Aku hanya menunggu untuk melepasmu kembali pulang. Kau memang sahabat hati yang paling dalam, saat hati ini kosong pun dengan enaknya kau tetap ingin datang.

Kini aku merasakanmu begitu dalam. Kehadiran mu terus menggelitikkan ku, kau tidak diam bahkan sama sekali saat ini kau tidak bisa diam mengusikku.

Rindu…ya, kau seorang rindu. Ingin ku sampaikan dirimu pada sang pemilik hati ini, ingin ku luapkan semuanya pada dirinya yang selalu kau bisikkan padaku. Biarlah dirimu ini hadir dan luapkanlah semuanya saat aku, dirimu dan dia hadir bersamaan.

#30HariMenulisSuratCinta #10

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,