Ibu Pertiwi Tempat Kelahiranku

Saat itu aku masih buta dengan semua hal yang terjadi di tempat ini. Saat itu aku tidak ingin berbagi dengan tempat ini, aku hanya memiliki dunia ku sendiri.

Saat aku beranjak dewasa, aku tahu di tempat mana aku dibesarkan. Kota Bandung namanya, tempat yang membesarkan ku sampai aku mengerti tentang negara yang ku pijak ini.

Bukan Bandung namanya, kalau tidak ada di tanah ibu pertiwi. Ibu pertiwi kini mungkin sedang sedih, karena melihat anak-anaknya terus berpolitik seakan semuanya tidak ada yang salah.

Ibu pertiwi sedang berduka, melihat semuanya terpecah belah walaupun ia mengatakan pada kami “berbeda-beda tapi kita tetap sama”. Ibu pertiwi melahirkan kita ke dunia, bukan mengajarkan kita untuk berperang, bertengkar, tapi ia mengajarkan kita untuk berjuang.

Tapi sayang, banyak orang salah paham tentang perjuangan. Ibu pertiwi memiliki banyak kekayaan, namun sayang banyak yang tidak peduli dengan kekayaan yang dimilikinya. Padahal ibu pertiwi mewarisi itu untuk anak cucunya saat ini. Namun, anak cucunya mungkin lupa untuk berterimakasih.

Ibu pertiwi kini menjadi lara, bukan karena pemimpinnya yang tidak bisa bekerja, tapi bangsanya yang belum siap mental untuk menerima kenyataan.

Ibu pertiwi memang mas intan yang akan dikenang, semoga bisa diberikan hal-hal yang indah oleh anak cucunya untuk dikenang. Karena bagaimanapun ibu pertiwi, akulah anaknya. Ia lah yang membuatku untuk tetap hidup.

Bagaimanapun bentuk ibu pertiwi kini, tapi inilah aku. Anak dari ibu pertiwi, ibu pertiwi ku bernama Indonesia. Sebuah negara yang penuh cerita, sejarah dan cinta.

#15 #30HariMenulisSuratCinta

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,