Chapter 5

Semakin lama aku mengenalmu, semakin aneh perasaanku. Namun aku membiarkan perasaanku begitu saja, karena aku tahu aku sudah punya pacar dan tidak mungkin main-main dengan pacarku. Perlu diketahui, pacarku adalah laki-laki yang cuek, Ia tidak pernah menghubungi ku sama sekali bila Ia punya kegiatan, aku pun jadi jarang menghubunginya. Sekali atau dua kali aku menghubunginya, mungkin ia tidak bisa multitasking saat bekerja, aku pun membiarkannya dengan kegiatannya. Hampir setiap hari aku pulang malam untuk mengerjakan PA, coding  itu tidak mudah selalu saja banyak error nya. Aku pun jadi semakin jarang menghubungi pacarku, padahal kita long distance relationship. Untung aplikasi ku di tangan orang yang tepat, jadi semoga saja tidak banyak kesalahan.

Setiap sore setelah bapak kece pulang dari kantornya pasti mengunjungi kosan teman ku, Tiara. Aku mengerjakan PA ku di kosannya, sambil mengerjakan PA aku pun selalu bercanda bersama bapak kece dan Tiara. Sore itu aku berangkat ke kosan Tiara lagi untuk mengerjakan PA, aku pun sudah bilang pada Bapak Kece. Saat itu hari Jumat, Bapak kece pulang lebih telat pukul 16.30, karena saat itu sedang puasa jadi hari jumat pulangnya lebih cepat dari biasanya. “Mi, aku mau pergi sama Yaumil jam 5 ini, kalau kamu mau pake kosan untuk ngerjain PA pake aja, woleees” ujar Tiara, sebenarnya aku mau saja ngerjain di kosan Tiara, tapi masalahnya aku tidak enak sama pemiliki kosannya. Aku nanti mengerjakan PA di ruang depan, walaupun itu akses orang keluar masuk tapi masalahnya aku bukan penghuni kosan tersebut dan aku bersama laki-laki. Aku takut orang memandang yang aneh-aneh terhadapku. Akhirnya aku bilang masalah ini kepada bapak kece, solusi bapak kece adalah kerjain di kampus atau di luar,seperti cafe. Akupun akhirnya memilih diluar, karena kalau di kampus aku takut banyak orang yang melihat dan berpikiran aneh, kalo berpikirnya aku dan bapak kece sedang pacaran, gampang menjelaskannya karena kita masing-masing sudah punya pacar, tapi jika berpikirnya aku dibikinin aplikasi PA sama dia, aku mau menjelaskan apa? walaupun aku bilang ini di bantu saja, tapi aku takut jadi masalah karena bapak kece adalah staff di SISFO kampus dan banyak dosen yang mengenalnya. Akhirnya aku memutuskan untuk mengerjakan di luar, tepatnya di Suga Rush,Braga and that’s how i knew a lot of Bapak Kece.

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,