Chapter 1

Hal yang paling indah dalam hidupku adalah saat aku bertemu dengan seseorang yang begitu aku sayangi,tapi ternyata orang itu sudah ada dalam hidupku selama ini. Dia ada dalam lingkungan ku, tapi aku biasa saja. Namun sebaliknya, orang yang selama ini ada dalam hidupku dan ia benar-benar jelas hadirnya, tapi kini dia pergi meninggalkanku.

Pertama kali aku bertemu dengan dirinya, yaitu saat awal masuk kuliah di kampus ku di Bandung, Politeknik Telkom yang sekarang menjadi Universitas Telkom. Saat itu aku ada masalah dengan Student Portal ku, aku pun meminta bantuan ke unit SISFO (Sistem Informasi) yang terletak di lantai tiga kampus ku. Disanalah aku pertama kali bertemu denganmu, kau yang membantuku sehingga portal  ku benar kembali.

Dari saat kita bertemu pertama kali, aku semakin sering bertemu dengan mu, baik itu di lobi kampus, di LA, di lantai tiga, di musholla, di kantin dan diseluruh sudut kampus. Pada saat itu aku membuka account facebook  ku, aku melihat mu mengambhakan ku sebagai temanmu di facebook. Akupun menerima pertemenanmu di facebook , dalam hati aku berkata “ternyata dia masih ingat aku”

Saat itu aku sedang berkumpul bersama teman-teman ku di lobi kampus, aku pun bertemu dengan dua temanku yang juga temanmu bersama dirimu sedang jalan. Aku dan teman-temanku menyapa kedua temanku tersebut, saat itu aku mau memanggil namamu tapi aku lupa, akhirnya temanku memanggilmu dengan sbeutan “Bapak Kece”, dari situlah kita sering bertemu.

Semakin hari semakin sering aku bertemu denganmu, aku pun mulai sering untuk menyapamu. Begitupun denganmu,kita jadi sering sapa walaupun tidak pernah ngobrol bareng. Namun, itulah hidup tuhan tidak akan pernah menyatukan sesuatu secepat kecepatan cahaya. Sama seperti aku dan kau yang tidak dipersatukan secepat itu.

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,