Bahagia Ku, Kamu

Untukmu yang kini bersamaku. Aku ingin tahu apakah kau masih memegang erat tanganku? Jangan kau jawab terburu-buru, karena aku takut nanti terlepas dengan cepat.

Untukmu yang kini memegang tanganku. Aku ingin tahu, apakah kau masih memeluk ku dengan hangat? Tak perlu juga kau menjawabnya dengan terburu-buru, aku hanya takut pelukan ini berubah menjadi dingin.

Untukmu yang kini memeluk ku. Aku ingin tahu, apakah kau masih membisikkan kata cinta di telingaku? Tak perlu kau menjawabnya dengan terburu-buru, aku hanya ingin kau selalu membisikkan kata indah cinta untuk kita.

Apa aku terlalu menghasut mu sekarang? Atau kau terlalu terganggu dengan pertanyaan ku? Aku harap, kau akan tetap baik-baik saja dengan pertanyaan ku.

Apakah aku terlalu salah menanyakan “apa kau cinta padaku?” Padahal selama ini kau menunjukkan rasa cinta mu dengan tulus.

Mungkin ini semua karena aku terlalu takut, terlalu takut untuk kehilanganmu. Karena mencintaimu adalah anugerah yang tidak bisa ku tolak dari yang kuasa, dan memiliki mu adalah hal yang paling luar biasa.

Kau adalah bahagia ku. Walaupun nanti mungkin aku akan menangis didepanmu, tapi hatiku akan tetap senang karena kau pasti akan selalu membuatku bahagia.

#16 #30HariMenulisSuratCinta

0 views

Recent Posts

See All

Dreamer

Do you ever feel like when you wanna go to somewhere but you don’t have enough money to get there? I’m the one who always be like that… So, when i was a kid when my friends were talking about dreamed,